SEJARAH
PERKEMBANGAN KOMPUTER
1.
Pengertian
Komputer
Kata komputer berasal dari bahasa
Latin yaitu Computare yang dalam bahasa Inggris berarti compute atau to
compute atau computer. Di masa sebelum masehi,
penggunaan kata Computare ditujukan sebagai panggilan
untuk orang-orang yang berprofesi sebagai ahli dalam perhitungan aritmatika
(baik dengan maupun tanpa menggunakan alat bantu hitung konvensional). Di Indonesia, kata computer di alih
bahasakan menjadi kata komputer. Tentu saja hal ini terjadi
karena bahasa Indonesia memang sering mengadopsi beberapa ungkapan modern dari
negara asing, dengan beberapa ubahan yang disesuaikan dengan intonasi dan gaya
bicara masyarakat Indonesia sendiri.
Sementara pengertian komputer secara umum (jika dilihat
dengan skala lebih luas), komputer dapat didefinisikan sebagai suatu
peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja
sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi
berdasarkan program, data dan prosedur operasi yang sudah dirumuskan.
2.
Sejarah Penemuan
Komputer
Sejarah penemuan
komputer terjadi
jauh berpuluh-puluh tahun yang lalu, dimana sebelum menganut konsep memori
cerdas dan pemrograman berupa rumus serta kode-kode perintah yang canggih,
awalnya komputer yang ada di dunia hanyalah perangkat yang benar-benar terlihat
layaknya sebuah mesin biasa. Fungsi alat tersebut juga sangat sederhana, yakni
digunakan sebagai alat bantu hitung yang urusannya terkait erat dengan
perhitungan matematika.
Pun demikian, justru
sejarah penemuan komputer berupa mesin itulah yang menjadi cikal-bakal
munculnya ide untuk menciptakan perangkat yang lebih canggih di masa depan.
Jadi jika alat-alat ini tidak pernah ditemukan, maka kemungkinan besar komputer
yang biasa kita lihat saat ini juga tidak akan pernah eksis di dunia.
1. Sejarah
Perkembangan Komputer – Generasi Pertama
– ENIAC (Electronic Numerical Integrator and
Computer)
Sejarah komputer
generasi pertama yang diakui dan berhak menyandang gelar sebagai perangkat
tercanggih di jamannya kala itu berawal dari ENIAC, singkatan dari Electronic
Numerical Integrator and Computer. Ini merupakan komputer yang proses
pembangunannya memanfaatkan konsep Vincent Atanasoft tentang penggunaan
elektronika untuk melakukan penghitungan.
Lahir berkat sokongan dana yang dialirkan dari
kantong Angkatan Darat Amerika Serikat di kala itu, ENIAC merupakan komputer
hasil racikan para ahli dari Universitas Pennsylvania. Perancang resminya
adalah John Presper Eckert dan John W. Mauchly yang memiliki cita-cita sangat
jelas yakni mencari solusi tercerdas dalam menciptakan komputer serbaguna
(general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan
Harvard Mark I yang dikenal memiliki proses sangat lamban.
Untuk mengoperasikan
komputer generasi pertama tersebut, dibutuhkan daya listrik yang sangat besar
yakni mencapai 160kW. Dalam penggunaannya, ENIAC menggunakan tabung hampa udara
(vacum-tube) yang terbuat dari kaca untuk penguat sinyal. Sementara sistem luarnya
menggunakan magnetic tape dan magnetic disk yang berukuran cukup besar.
Namun besarnya bentuk
komputer generasi pertama ini rupanya bukan satu-satunya masalah yang menjadi
kendala bagi para ilmuwan di masa itu. Selain membutuhkan ruang kosong yang luas
hanya untuk menaruh satu komputer saja, komposisi penggunaan komponen yang
masih jauh dari kesan ‘canggih’ menimbulkan serangkaian kekurangan seperti :
§ Komputer generasi
pertama cepat mengeluarkan panas yang berlebih sehingga beberapa komponen jadi gampang
pecah.
§ Kapasitas memori yang
tersedia masih sangat kecil dan terbatas.
§ Perintah dan proses
eksekusi masih ditanggapi dengan respon mesin yang relatif lambat.
§ Bahasa program yang
ditanamkan masih sangat terbatas menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan
tertentu.
– EDVAC (Electronic Discrete Variable
Automatic Computer)
Pada pertengahan 1940-an, muncullah seorang ilmuwan jenius John
von Neumann yang memutuskan untuk bergabung dengan tim Universitas Pennsylvania
dalam pengembangan komputer yang masih terus berlanjut. Nama Von Neumann
menjadi sangat terkenal kala itu, karena pada tahun 1945 ia menjadi orang
pertama yang berhasil mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer
(EDVAC), sebuah perangkat memori yang digunakan untuk menampung program atau
data.
John von Neumann dan
EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer)
Hingga 40 tahun sejak ditemukannya EDVAC, konsep yang digunakan
pada perangkat buatan Von Neumann tersebut masih terus dipakai sebagai bahan
referensi dalam teknik komputer. Sistem kerja yang digunakan EDVAC menitik
beratkan pada unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi
komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Kondisi tersebut
memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat, dan kemudian melanjutkan
pekerjaannya kembali.
– Harvard Mark II
Pembuatan komputer
otomatis pertama di dunia, Harvard Mark I rupanya masih terus berlanjut demi
mendapatkan hasil yang lebih sempurna. Berkat sokongan dana dari Angkatan Laut
Amerika Serikat, pada tahun 1947 Aiken bersama Unversitas Harvard akhirnya
berhasil menciptakan generasi kedua dari Harvard Mark yang kemudian diberi nama
Harvard Mark II.
Tidak seperti Harvard Mark I yang dibangun
dengan counter elektro-mekanis, pada generasinya yang kedua ini sudah
menggunakan relay elektromagnetik berkecepatan tinggi. Alhasil proses yang
dibutuhkan untuk mencerna perintah bisa dipangkas jadi lebih singkat dengan
waktu tambahan sekitar 0.125 detik (8 Hz), sekaligus menjadikannya lebih cepat
dari kemampuan yang bisa dihasilkan pada Harvard Mark I.
Sebagai perbandingan,
Harvard Mark II lebih cepat 2,6 detik untuk melakukan perhitungan
tambah/kurang, dan lebih cepat 8 detik untuk menghitung perkalian dibandingkan
Harvard Mark I. Sayangnya komputer yang masih memiliki ukuran super besar
tersebut dibuat dengan program yang sangat rumit. Alhasil efisiensi yang
dihasilkan pun terasa masih sangat kurang.
– Harvard Mark III (ADEC)
Sejarah perkembangan komputer Harvard Mark II masih
terus dilanjutkan pada generasi yang lebih maju yakni Harvard Mark III, atau
juga dikenal dengan nama ADEC (Aiken Dahlgren Electronic Calculator).
Harvard Mark III
tergolong generasi komputer pertama yang dibangun dengan komponen elektronik
dan elektromekanis. Terdiri dari 16 bit dengan 5.000 tabung vakum dan 1.500
dioda kristal, Harvard Mark III telah menggunakan memori magnetik drum yang
bisa menyimpan 4.350 kata.
Aiken mengklaim bahwa
Harvard Mark III adalah komputer elektronik tercepat di dunia untuk masa itu.
Dengan proses operasi yang bertambah cepat, Harvard Mark III dapat melakukan
perhitungan tambah/kurang dalam tempo 4.400 mikrodetik dan menghitung perkalian
dalam tempo 13.200 mikrodetik (termasuk waktu akses memori).
Harvard Mark III resmi dioperasikan pada September 1949 dan
dikirim ke pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Dahlgren, Virginia pada
bulan Maret 1950, untuk digunakan sebagai keperluan militer di masa itu.
– UNIVAC I (Universal Automatic Computer I)
Sejarah perkembangan
komputer berikutnya berlanjut di tahun 1951. Dimana seorang penemu bernama
Remington Rand berhasil menciptakan komputer yang diberi nama UNIVAC I (Universal
Automatic Computer I). Ini merupakan komputer komersial pertama yang dalam
proses pembangunannya mengadopsi model desain yang diciptakan oleh Von
Neumann. UNIVAC I juga merupakan komputer pertama yang menggunakan pita
magnetic sebagai piranti masukan dan keluaran.
Manfaat UNIVAC telah dirasakan oleh Badan
Sensus Amerika Serikat dan General Electric yang menggunakannya sebagai alat
untuk menghitung data yang berjumlah sangat banyak. Salah satu hasil
mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi
kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Remington Rand berhasil menjual 46 mesin
komputer ini dengan harga lebih dari satu juta dollar US, dengan harga pabrik
750.000 di tambah printer berkecepatan tinggi seharga US$ 185.000.
– Harvard Mark IV
Perkembangan komputer
besutan Profesor Howard Hathaway Aiken yang terus diperbaharui mulai dari
Harvard Mark I, II dan III akhirnya mencapai puncaknya pada versi terakhir yang
selesai dibangun pada tahun 1952 dan diberi nama Harvard Mark IV.
Ini adalah komputer yang seluruh komponennya
telah berbasis elektronik. Salah satu yang menjadikannya spesial, Harvard
Mark IV menggunakan drum magnetik dan memiliki 200 register ferit memori
inti magnetik (salah satu komputer pertama yang dapat melakukannya di masa itu).
Komponen ini secara cerdas dapat memisahkan penyimpanan data dan instruksi,
yang kemudian dikenal dengan istilah ‘arsitektur Harvard’.
– IBM 650
Di pertengahan tahun 1954, IBM mengeluarkan komputer seri
IBM 650 dan merupakan komputer yang sangat popular pada masa itu.
– RAMAC C 305
Komputer ini sudah menggunakan simpanan luar berbentuk disc.
Simpanan luar yang digunakan sudah mencapai 50 disk magnetic yang dapat
menyimpan 5 juta karakter.
2. Sejarah
Perkembangan Komputer – Generasi Kedua
Sejarah komputer dan
perkembangannya masuk dalam golongan generasi kedua semenjak diawali
dengan era baru dimana penggunaan tabung hampa udara (vacum-tube) mulai
digantikan dengan transistor yang dapat memangkas ukuran mesin jadi lebih
kecil.
Penggunaan transistor mulai digalakkan pada
pembuatan komputer di tahun 1956, yang mana kemudian turut disusul dengan
penemuan-penemuan berikutnya seperti pengembangan memori inti-magnetik yang
membantu pengembangan komputer generasi kedua menjadi lebih kecil, lebih cepat,
lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya.
– IBM Stretch
Pada tahun 1959, IBM
menciptakan superkomputer bertransistor pertama yang diberi nama IBM’s 7000
series. Salah satu seri yang cukup terkenal adalah IBM 7030, atau juga dikenal
dengan nama Stretch yang berarti ‘elastis’.
Komputer IBM Stretch
memiliki ukuran panjang 33 kaki untuk manampung 150,000 transistor yang terdiri
dari komponen-komponen berbentuk kecil jika dibandingkan dengan komponen pada
tabung hampa udara (vacum-tube).
Jika sebelumnya komputer hanya bisa dimiliki oleh pemerintah dan
satuan militer saja, IBM Stretch sudah bisa dimiliki oleh komunitas yang lebih
kecil seperti laboratorium nasional dan lembaga keilmuan lainnya.
– Sprery-Rand LARC
Sprery-Rand LARC merupakan
komputer yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, memiliki kemampuan
dalam menangani sejumlah besar data, serta beberapa kemampuan lainnya yang
sangat dibutuhkan oleh peneliti atom.
Sayangnya komputer ini
harganya sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi
bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah
dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore,
California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di
Washington D.C.
– IBM 1401
Pada awal tahun 1960-an, mulai bermunculan
komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di
pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang
sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang
dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini, seperti printer, penyimpanan
dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh
penting komputer yang sukses di masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara
luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar
menggunakan komputer generasi kedua ini untuk memproses berbagai pekerjaan yang
sifatnya lebih ke arah informasi keuangan.
Selain itu bahasa
pemrograman yang digunakan pada komputer di masa ini sudah selangkah lebih maju
ketimbang generasi terdahulu. Dimana mulai bermunculan beberapa bahasa
pemrograman baru yang penggunaannya lebih mudah seperti Common
Business-Oriented Language (COBOL), Formula Translator (FORTRAN)
dan ALGOL.
Dampak dari penggunaan
komputer yang memiliki bahasa pemrograman lebih mudah tersebut lambat laun
memberi efek yang cukup besar terhadap ketertarikan orang-orang untuk lebih
banyak mengenal komputer.
Industri piranti lunak
mulai bermunculan dan berkembang karena menganggap komputer sebagai ladang
yang empuk untuk dijadikan sebagai bisnis. Selain itu beberapa ahli seperti
programmer, analis dan ahli di bidang komputer juga mulai banyak yang lahir,
dan berikutnya menjadi salah satu diantara sekian banyak penemu-penemu
baru yang memberi aura perubahan pada perkembangan komputer generasi
selanjutnya.
Secara umum, perkembangan komputer generasi
kedua ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
§ Bahasa mesin yang
digunakan telah diganti dengan bahasa assembly. (Bahasa assembly adalah bahasa
yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner).
§ Program dapat dibuat
dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti FORTRAN
(Formula Translator), COBOL (Common Business-Oriented Language), ALGOL.
§ Kapasitas memori utama
sudah lumayan besar.
§ Sirkuitnya adalah
transistor.
§ Ukuran fisik komputer
lebih kecil dari komputer generasi pertama.
§ Tidak membutuhkan
terlalu banyak listrik.
§ Berorientasi pada
bisnis dan teknik.
§ Proses operasi sudah
lebih cepat.
§ Pengaturan dan
pembuatan program dibuat jadi lebih mudah sehingga industri piranti lunak dan
beberapa ahli seperti programmer, analis dan ahli di bidang komputer banyak
yang mulai bermunculan.
3. Sejarah
Perkembangan Komputer – Generasi ketiga
Perkembangan komputer
telah selangkah lebih maju di era generasi ketiga. Pada masa ini, sejarah
tentang komputer diisi dengan perkembangan yang sangat mencolok,
diantaranya yaitu ditemukannya beberapa komponen-komponen penting yang membuat
wujud komputer jadi kian ringkas dan proses sistem yang jadi kian cepat.
– IC (Integrated Circuit)
Walaupun kebanyakan
komputer telah menggunakan transistor yang diklaim lebih efisien untuk
menggantikan fungsi tabung hampa udara (vacum-tube), namun tetap saja masalah
‘cepat panas’ belum mampu teratasi dengan baik. Bahkan panas yang dihasilkan
transistor konon lebih berbahaya dan berpotensi merusak bagian-bagian internal
komputer.
Salah satu penemuan
pintar untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan material
dari batu kuarsa (quartz rock). Adalah Jack Kilby, seorang insinyur di
Texas Instrument yang akhirnya berhasil mengambil manfaat batu kuarsa
dengan cara mengkombinasikan komponen elektronik yang terdiri dari
perak germanium dengan lima komponen lainnya, dalam sebuah piringan silikon
kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.
Kilby menyebut hasil karyanya yang dibuat pada
tahun 1958 tersebut dengan nama IC : integrated circuit (sirkuit
terintegrasi).
Ciptaan Kilby ini
membuktikan bahwa resistor dan kapasitor dapat di taruh berdekatan dengan bahan
semi konduktor. Penemuan ini sekaligus menjadi cikal bakal komputer
jinjing (portable) di kemudian hari.
– Penemuan Chip Tunggal (Semikonduktor)
Besarnya ukuran fisik
komputer memaksa para ilmuwan untuk memutar otak mereka dalam mencari inovasi
baru agar komponen-komponen yang digunakan pada sebuah komputer dapat dibuat
jadi lebih ringkas.
Berangkat dari ide
tersebut, para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak
komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor.
Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat
dipadatkan dalam chip.
– Sistem Operasi (Operating System)
Penemuan hebat lainnya
yang terjadi pada perkembangan komputer generasi ketiga adalah sistem operasi
(operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program
yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan
mengkoordinasi memori komputer.
Secara umum, perkembangan komputer generasi
ketiga ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
§ Komponen yang dipakai
adalah IC (Integrated Circuits) yang terdiri atas ratusan atau ribuan
transistor berbentuk hybrid integrated circuits dan monolithic integrated
circuits.
§ Proses operasinya jauh
lebih cepat dan lebih tepat, kapasitas memori komputer jauh lebih besar,
§ Ukuran fisik jauh
lebih kecil sehingga penggunaan listrik lebih hemat,
§ Menggunakan magnetic
disk yang sifatnya random access.
§ Dapat melakukan
multiprocessing dan multiprogramming.
§ Alat input-output mengalami
pengembangan dengan menggunakan visual display terminal.
§ Dapat melakukan
komunikasi data dari satu komputer dengan komputer lainnya.
4. Sejarah
Perkembangan Komputer – Generasi Keempat
Sejak ditemukannya
IC, chip tunggal dan sistem operasi, sejarah perkembangan komputer generasi
keempat sudah jauh menampakkan titik terang yang lebih baik.
Berkat kemampuan untuk
memasang banyak komponen dalam suatu keping chip kecil logam memberi efek
drastis terhadap turunnya harga dan ukuran komputer. Di sisi lain, perkembangan
yang lebih baik juga terdai pada daya kerja, efisiensi dan keandalan
komputer yang jauh lebih bisa diandalkan ketimbang komputer generasi
sebelumnya.
Jika sejarah
perkembangan komputer generasi ketiga mencatat bahwa komputer sudah
mulai dipasarkan pada industri-industri yang berorientasi bisnis, di era
generasi keempat penjualan komputer sudah menyasar ke masyarakat umum yang
sifatnya benar-benar dijual secara bebas.
Pada tahun 1960,
pembuatan mini komputer sudah mulai digalakkan, dimana produk pertama yang
meluncur di pasaran adalah PDP-1. Produksi DEC ini dijual seharga US$
120.000/unit. PDP-1 memiliki tampilan CRT, tidak membutuhkan pendingin (AC) dan
hanya membutuhkan satu operator.
Pada saat bersamaan di
temukan pula komputer untuk bermain video game yang pertama. Permainan ini
berjudul ‘space war‘, ditemukan oleh mahasiswa Massachussetes Institute
of Technology (MIT).
Pada tahun 1970-an, komputer berukuran kecil
atau personal computer (PC) sudah mulai diproduksi secara masal. Hanya saja
kala itu PC yang sudah dibeli harus dirakit sendiri oleh pemiliknya di
rumah.
Barulah pada pertengahaaan tahun 1970-an
sejumlah perusahaan muncul memasarkan PC yang sudah dirakit atau siap pakai.
Yang terkenal diantaranya adalah MITs Altair 8800 dan banyak disebut-sebut
sebagai PC pertama yang sesungguhnya.
Pada tahun 1971, chip
Intel 4004 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari
sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output)
dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan
suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat
diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang
diinginkan.
Pada tahun 1981, IBM
memperkenalkan penggunaan PC yang lebih efisien untuk penggunaan di rumah,
kantor, dan sekolah. Dalam perjalanannya, IBM bersaing dengan Apple
Macintosh yang juga bermain di pasar yang sama.
Apple Macintosh
menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara
IBM masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga yang
kemudian mempopulerkan penggunaan piranti mouse.
Hingga saat ini perkembangan
komputer masih terus berlanjut. Namun meskipun secara fungsi boleh
dikatakan bahwa komputer di era jaman sekarang sudah jauh begitu canggih
dibandingkan komputer di tahun 1980-an, tetap saja komputer jaman sekarang
masih belum bisa dikategorikan sebagai generasi kelima, dan
masih disebut-sebut sebagai bagian dari perkembangan komputer generasi
keempat.
Hal itu terjadi karena banyak yang menilai
bahwa kita masih butuh waktu dan perkembangan teknologi yang jauh lebih
maju lagi untuk mengantarkan era komputer saat ini menjadi golongan di generasi
kelima. Paling tidak harus ditemukan sebuah batu loncatan yang sangat fantastis
sebelum kita bisa menikmati apa itu komputer generasi kelima yang identik
dengan sebutan sebagai komputer masa depan.
Secara umum, perkembangan komputer generasi
keempat ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
§ Ukuran fisik jauh lebih
kecil.
§ Dipasarkan secara umum
dengan harga relatif murah.
§ Munculnya PC (personal
computer).
§ Mulai bermunculan
beragam piranti lunak (software).
§ dan ultra VLSIC yang
merupakan pemadatan dari berjuta-juta IC. Sebuah Chip VLSI dapat terdiri dari
150.000 transistor yang dipadatkan.
§ Menggunakan Micro
Processor dan semi konduktor sebagi memori utama komputer.
Sebagai penutup, berikut ini beberapa kejadian penting yang
menjadi tonggak sekaligus memberi dampak besar bagi sejarah perkembangan komputer dari masa ke masa.